Mari bersua 03,
Sudahkah kita lulus dalam tahap penerimaan ?.
Penerimaan atas diri sendiri, atas hal yang terjadi, atas segala sesuatu yang mewarnai cerita hidup. Sudahkah ?.
Jika belum, tak apa.
Diluar sana, ada banyak sekali yang belum lulus tahap penerimaan.
Merutuk, sesal, melihat orang lain jauh lebih sukses dibanding kita, hati rasanya semakin menjerit tak karuan.
Hai kamu,
Apakah level sukses seseorang dapat disamaratakan ?. Apa itu seperti standar nilai disekolah ?.
Mungkin bagi si Januari, sukses adalah ketika dia berhasil membuka usaha bubur ayam. Bagi si Maret, sukses adalah ketika ia berhasil kuliah sampai S2, dan bagi Agustus, sukses adalah ketika dia berhasil mengelola emosi.
Berbeda bukan ?.
Maka, layakkah kita untuk menilai kesuksesan seseorang ?.
Baik Maret, Januari, layakkah mereka menilai pencapaian Agustus sama sekali tidak berarti ?. Memalukan ?. Layakkah ?.
Mari ubah persepsi kita perihal kesuksesan seseorang.
Jangan tergiur untuk menghakimi
"Dia tidak sukses, buktinya dia hanya diam diri dirumah tanpa melakukan apapun !"
Taukah kamu ?, Barangkali seseorang didalam rumah itu mati-matian merampungkan ilustrasi komik didepan layar komputer.
Diriku, dirimu, janganlah terlalu cepat menghakimi. Kita tak tau, bisa saja perkataan kita membuat hati seseorang tersakiti.
Terimalah proses.
Terimalah dirimu, tanpa tapi.
Komentar
Posting Komentar